sesungguhnya Allah Subhanahu wata'ala sebelum menciptakan manusia, Allah telah mempersiapkan alam dengan sempurna yang akan menjadi tempat hidup baginya (manusia), mempersiapkannya dengan dasar-dasar yang tidak dapat dihindari kebutuhannya oleh manusia untuk kehidupannya. Akan tetapi, betapapun itu Allah telah meninggalkan kesempatan kepada manusia untuk peradaban dan kemajuan perkembangannya.
Allah Subhanahu wata'ala telah menghendaki bahwa Ia menjadikan semua (unsur-unsur yang mendasar) Allah ciptakan untuk kehidupan manusia, sebagai contoh; air yang dengannya manusia minum bukan hasil dari usaha mereka (manusia) karena sesungguhnya Allah Subhanahu wata'ala turunkan air dari langit untuk memberi minum dan itu akan terjadi selamanya tanpa campur tangan manusia. Kita tidak pernah mendengar satu hari pernah hujan berhenti mengguyur bumi, dan atau kita bangun pagi-pagi dan melihat dunia tanpa air, pernah? tidak! karena demikian kenyataannya bahwa hujan bukan hasil usaha manusia akan tetapi bersifat alamiyah (yang tanpanya tak sempurna), dari uapan air laut yang naik lalu menebal dilapisan langit dan menjadi awan lalu tertiup oleh angin kesuatu tempat sesuai kehendak Allah Subhanahu wata'ala, ada awan yang terdorong oleh angin lalu bertabrakan dengan tingginya puncak gunung dan menetap dalam kedinginan diatasnya dan atau ada juga yang mengarah kesuatu tempat lalu meneduhinya dengan hujan.
Dan semua ini hanya atas keinginan (kehendak) Allah Subhanahu wata'ala, sekarang kita berpindah pada sesuatu yang lain yang nampak pada alam, seperti udara yang mengisi bumi dan atau makanan yang dengannya tumbuh dan atau matahari yang menampakkan sinarnya menyinari alam, dan sebagainya. Maka, akan kita dapati bahwa semua itu (komponen-komponen pokok) telah dipersiapkan menjadi layanan untuk manusia dan disediakan untuk kehidupannya.
Jadi unsur-unsur pokok (komponen-komponen dasar) yang dibutuhkan untuk kehidupan bukan hasil usaha manusia. Akan tetapi, manusia memanfaatkannya (menggunakannya) untuk membangun peradabannya dan meningkatkan (kemajuan) perkembangannya dan bisa kita pahami dengannya bahwa diciptakan alam untuk memuliakan kehidupan.

Comments
Post a Comment