Skip to main content

Posts

Guru

Dulu, ketika tengah bodoh-bodohnya, kepala sekolah Ust. Faruq (guru senior DNC) sering mengingatkan, khususnya dalam apel beliau menyusutkan Guru dalam akronim Digugu & Ditiru secara mutlak, seperti pencerahan buat setiap murid -selain sya- dan sentilan halus untuk yg lain. sekalipun kalimat itu terpatri di kedalaman tapi maknanya terbentur karna yg mampir kemudian adalah peribahasa usil, "guru kencing berdiri murid kencing berlari". *maaf, tapi memang ketololan saat itu sedang jadi-jadinya. 😅 . . Sekarang, dari sosoknya sedikitnya sya mengerti maksud itu. Guru (digugu & ditiru) karna Guru layaknya air merta jiwa, Guru adalah kebaikan yg amerta. Guru (digugu & ditiru) karna Guru layaknya figur dari jiwa yg suci, Guru adalah pewaris para Nabi. #Gurukupahlawanku #terimakasihguru #selamathariguru
Recent posts

berziarah ke makam Rasulullah

Ketahuilah, berziarah ke makam Baginda Nabi SAW itu disyariatkan di dalam Qur'an, Hadis, dan Ijma'. Adapun dalam Qur'an Allah berfirman :  ولو أنَّهم إذ ظلموا أنفسهم جاءوك فاستغفروا اللهَ واستغفر لهم الرسولُ لوجدوا اللهَ توَّابًا رحيمًا -النساء: 64 ayat tersebut menunjukkan: 1. dianjurkannya umat muslim untuk berziarah kepada Baginda Nabi saw 2. dianjurkannya umat muslim untuk meminta ampunan (kepada Allah) dihadapan Baginda Nabi saw 3. Permintaan ampunan Baginda Nabi saw kepada Allah swt untuk umatnya (dan permintaan ampun Rasulullah saw ini tidak terputus sekalipun Rasulullah saw telah wafat). Selain itu, ayat ini juga menunjukkan bahwa umat islam akan mendapatkan ampunan dan rahmat dari Allah swt sebab ziarah mereka kepada Baginda Nabi saw dan permintaan ampun mereka kepada Allah swt serta permintaan ampun Rasulullah untuk mereka.

Eulogi; Kau

Eulogi; kau Sudah sampai tenggatnya, akan kuceritakan. memang bukan seperti epos atau hikayat kuno. cerita yang lebih terang daripada bulan, lebih silau dari matari. Disini akan kusampaikan sepenggalnya saja karena kesuluruhannya terlalu jauh. ini tentang suatu anugerah agung karena kemurniannya. yang dengannya aku, kau disebut manusia.   bermula benar bahwa setiap orang akan kembali keperaduannya.  bukankah begitu qais dan laila,  kemanapun, biar sampai batas langit. akan kemudian kembali dan bertemu.  aku terkatung dengan bait-bait yang belum kututup. selayang kertas dan garis-garis tinta menunggu kuakhiri. masih teringat, saat itu ia bertabik tanpa berucap. siapapun kau ia benar-benar mengunci syaraf. sebuah katalis. keadaan itu diluar jangkauanku. ku gapai-gapai pendaran wajahnya. benar. sampai ragu menyadarinya. “Siapakah wahai engkau nona, terangkan padaku?.” Biar hanya nama ia tak membalas. kiranya tuhan begitu mulia menghadapkannya padaku. seperti dit...

LGBT, demonstrasi skuleris Indonesia

LGBT atau GLBT adalah sama yaitu akronim dari L esbian, G ay, B iseks, dan T ranseksual  atau T ransgender yang masing-masing memiliki pengertian berbeda.  Melihat Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata Lesbian dkk –red. bukanlah lahir dari rumpun bahasa Indonesia. Kata tersebut merupakan serapan dari bahasa inggris [1] yaitu kosakata non-peyoratif yang dipakai untuk mewakili identitas gender pada individu yang bukan heteroseksual. Ini adalah bukti bahwa secara makna, LGBT jelas barang impor dan oleh karena demikian sangat wajar jika masyarakat Indonesia kebanyakan begitu shock, dan kepalang sulit menerima kenyataan ganjil tersebut. Belakangan ini di Indonesia, polemic menyangkut penyataraan hak kaum lgbt tengah ramai menarik perhatian public. Memang, kenyataan adanya kaum yang terjangkit hal tersebut tidak bisa disangkal. Bahkan saat ini, Invasi lgbt tersebar luas –lgbt campaigne- lewat slogan seperti: love wins dan terutama sekali melalui akses media; web, acara tv, fi...

Tangkai Hati

Memandangmu adalah cukup; Cukup tumbuh mekar tanpa hujan Cukup membumi tanpa matari Cukup mayapada sepi Dan ketiadaanmu, semoga tidak demikian tuhan hendaki Meski taman dimana-mana Meski tiap hari adalah purnama Meski abadiku di syurga, tanpamu setara binasa Ingin rasanya bersamamu jadi dahan di hadapan jendela tidurmu Atau sekedar daun pintu Sungguh biar tuhan kutuk aku, asal akulah angin dan membelaimu akulah air yg kau buat basuh

Identitas

Transformasi media adalah bentuk dari kemajuan peradaban manusia. Seperti tubuh, otak juga berkembang sepanjang berjalannya waktu. Kemajuan ini; ilmu pengetahuan, teknologi, media informasi, sudah semestinya terjadi. Karena dalam mata rantai kehidupan, hanya manusia seorang yang diberikan akal. Tidak lumba-lumba tidak binatang, hanya manusia dan yang lebih lagi bahwa setiap yang ada pada alam ini diciptakan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Allah berfirman: و في أنفسكم أفلا تبصرون “dan pada dirimu sendiri. Apakah kamu tidak memperhatikan” Ada manusia telah sampai ke bulan, mars, dan lebih dari itu dengan pesawat berkecepatan cahaya. Ya. Apa yang terjadi detik ini di afrika amerika bisa tahu. Ya. Namun secerdas apapun manusia tidak akan mampu menciptakan nyamuk. Kemampuan manusia dalam teknologi mutakhir adalah tugas manusia (imaratul ardh) dan kebahagiaan bagi manusia lainnya. Adapun masalah penciptaan adalah hak Allah. Manusia sering tidak mengakui identitasnya sebagai...

kau & waktu, benarkah?

kau & waktu, benarkah? "Banyak orang mempersalahkan waktu bagaimana ia bermula banyak orang memperdebatkan waktu kapan ia menemui akhir, ada orang berbincang, mengingat masa lalu seperti kemarin, lalu bercerita bagaimana jadinya nanti ada orang lain dihantui, mengurung diri, menghitung kapan binasanya manusia, atau kehancuran bumi. ada lagi yang menikmatinya, sebelum akhirnya waktu sendiri yang mengakhiri. di sisi lain, ada yang menanggapi keabadian, mencari tema baru. menghadapkan cinta, menghadapkan dengan waktu. 2 hal yang masing-masing terus diperbincangkan, terus dibahas, dituangkan dan ditulis menjadi buku. bak dua tema bisu, dibiarkannya semua orang berbicara tentangnya; mengangkat teori, percobaan, yang kemudian dibawa setiap generasi". lalu apa yang diwariskan kepadamu tentang keduanya, wahai guru?" tanya seorang murid "jangan kau pinta waktu & cinta menuntutmu, karena keduanya akan menuntunmu ke kematian"