Skip to main content

Posts

Showing posts from February, 2014

Ryumi

Part I "emang abang jadi ya?" tanya rio sedu, aku merunduk menyamai sama tinggi "kau jaga ibu" belum sempat ku berdiri langsung saja ia menggayut di batang leherku menyeringai. satu pelukan hangat kuterima. ibu telah selesai membaca qur'annya duduk ia di beranda sejak subuh, masih memakai mukena. kupeluk ia dari belakang sama seperti yang ia lakukan kala kecil dulu. menenangkan. "izinkalah anakmu bu, seperti induk burung mengizinkan anaknya terbang, aku juga ingin lebih melihat dunia" ibu malah tak menjawab justru berbalik menembus pandanganku. tak rela. "bu,," suaraku terpotong ibu menangis. ku dengar isaknya "ibu teringat mendiang ayahmu nak, hari-hari kian berbuat semaunya, tiada kesedihan yang kekal tidak pula kebahagiaan tapi sungguh antara kau dan ayahmu itu sama." tak kuat aku mendengarnya, belum lagi isaknya meremas hatiku aku terpaku jadi sulit aku menapak, bumi telah tau air matanya yang terjatuh.  "mump...