Inilah sebuah cerita sederhana. Pada satu ketika di sebuah kerajaan, seorang raja ingin menguji kesadaran warganya. Ia pun memberi titah langsung kepada setiap warga untuk membawa sesendok madu pada satu malam yang ditentukan dan kemudian madu tersebut dituangkan dalam sebuah bejana yang ada di puncak bukit tengah kota. Setiap warga paham betul perintah raja mereka dan menyatakan kesedian untuk melakukannya, kecuali satu orang (katakanlah si A). Ia berniat mengelak, bukan membawa sesendok madu malah menaruh disendoknya itu dengan air. "Tak apalah. toh, acaranya kan malam hari, pasti gelap dan tak kan ada yang tau", gumamnya dalam hati. dan kalaupun dituang ke bejana, air yang dibawanya juga tak akan mengubah rasa madu yang semua warga bawa. Tibalah saat yang dinantikan raja itu....
Aku hanya cendawan yang sebentar mati tanpa keteduhan